Sabtu, 28 Juni 2014

BEDA BUKAN BERARTI LAWAN,BANYAK SAMA YANG MENCARI KEUNTUNGAN DAN MENIKAM



IMPLEMENTASI BERANI BEDA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER IPS

            Seiring majunya jaman dan perkembangan tehnologi informasi di dunia seringkali membawa perubahan peradaban manusia dalam tata pergaulan dan sosialisasi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Banyaknya gesekan pendapat dan pola pandang terhadap sebuah permasalahan antar anggota masyarakat sering mewarnai informasi baik di media cetak maupun sarana informasi lainnya. Permusuhan dan pertentangan antar insan yang bisa berdampak pada sengketa bahkan permusuhan antar kelompok banyak terjadi di masyarakat yang semakin heterogen ini.
            Hal yang demikian sering berakibat pada satu ketakutan untuk mengeluarkan kreasi dan daya inovasi di dalam menjalankan aktifitas apapun. Keberanian menyampaikan konsep baru menjadi menipis dalam sebuah sistem yang menuntut inovasi demi mencapai target yang harus di capai sebuah komunitas.Ide-ide cemerlang sirna seriring dengan tingginya ketertutupan dan lemahnya keberanian untuk menuangkan sebuah ide yang mungkin kontroversial.
            Hal ini yang mungkin harus selalu di tekankan dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, Berani menuangkan ide walaupun berbeda dengan kebiasaan yang terjadi saat itu. Menerima perbedaan sebagai sebuah rahmat tentu sangat di penting di ajarkan kepada siswa demi membawa mereka ke arah demokratisasi yang nyata. Keberanian untuk mengeluarkan pemikiran bahkan menyampaikan kepada orang lain harus selalu di dorong demi perubahan diri dan komunitas yang akan mewarnai bangsa ini pada masa yang akan datang.
            Berani menerima keberhasilan dan tidak sombong atas keberhasilan ide yang di terima oleh orang banyak dan menjaga kekalahan bila ide yang terlontarkan kurang atau bahkan tidak di terima oleh masyarakat adalah hal yang sangat penting di ajarkan dengan contoh-contoh yang nyata dalam kehidupan. Jangan pula asal beda yang di landasi oleh perasaan suka dan tidak suka.Sehingga akan hadir para penerus bangsa yang berkarakter berani berinovasi, kreatif dan menerima perbedaan, kekalahan dan keberhasilan dalam hidup,Amin.
                                   

KEPEDULIANKU



MENGURAI KEMACETAN TRANSPORTASI PADA JALUR DEMAK SELATAN
OLEH:HERY SARWANTO,S.Pd,M.Si

            Kabupaten Demak memiliki masa lalu sejarah yang sangat penting alam perkembangan penyebaran agama islam di pulau Jawa.Dengan dukungan para wali, Kerajaan Demak mampu menampilkan diri sebagai daerah yang berkembang cukup pesat bahkan di segani oleh penjajah Belanda di eranya. Hal itu tidak bisa di lepaskan dari lancar dan terjangkaunya sarana transportasi yang menghubungkan antar daerah di dalamnya maupun keluar guna menjalin komunikasi dengan dan melakukan aktivitas perdagangan dengan luar.Faktor  letak menjadi yang utama, karena berada di antara daerah-daerah besar seperti Jepara, Kudus dan Semarang.
            Perubahan jaman membawa permasalahan yang sangat kompleks bagi para penduduk penghuni daerah kota Wali ini.Hampir setiap hari di jalur Demak bagian selatan yang meliputi Kecamatan Mranggen, Karangawen terjadi kemacetan yang sangat panjang sehingga sangat menghambat aktivitas warganya yang di tuntut cepat dan tepat untuk lancarnya aktifitas. Petugas kepolisian yang di terjunkan menjadi sangat repot dengan kondisi ini,karena pengguna jalan selalu berebut untuk bisa mendapatkan jalur yang lebih cepat. Ada 3 faktor kemacetan utamadi daerah jalur Semarang-Purwodadi ini: 1. Pasar ( Pasar Mranggen, Pasar Ganefo), Jalur kereta Api dan pabrik.
            Sebagai warga, penulis melihat ada beberapa alternatif solusi untuk mengatasi kemacetan yang sangat mengganggu kelancaran aktifitas dan tentunya sangat melelahkan ini.Pertama, Memberikan sosialisasi tertib lalulintas dan sanksi yang tegas terhadap pelaku pelanggaran di jalan raya. Dengan kondisi tuntutan tepat waktu pada tempat aktifitas masing-masing ternyata menyeret mereka pada tindakan yang kadang tidak terpuji dan melanggar aturan lalulintas.Hal yang demikian tanpa di sadari berakibat pada kemacetan yang berefek pada orang lain yang memanjang.
            Ke-dua, adanya jalur rel kereta api yang melintang di dekat pasar Ganefo ternyata berdampak cukup signifikan terhadap terjadinya kemacetan yang membuat transportasi dan komunikasi menjadi sangat lama dan melelahkan bagi para pengguna jalan, apalagi bagi yang melakukan perjalanan luar kota. Cara yang mungkin untuk mengatasinya adalah dengan melakukan kerjasama beberapa departemen terkait untuk membuat jembatan layang. Pemecahan masalah ini di samping mampu mengurai kemacetan juga akan mengurangi kecelakaan terpeleset rel kereta api yang sering terjadi. Bila kondisi hujan dengan letak jalur kereta api yang menyilang dengan badan jalan mengakibatkan banyak pengendara sepeda motor yang terpeleset dan jatuh. Akhirnya rangkaian pengendara akan berjalan mengular sangat panjang karena harus pelan dan hati-hati, apalagi di tambah dengan banyak yang berjalan tidak dengan disiplin lalulintas akan menambah kacau di perjalanan.
            Alternatif solusi yang ke-tiga adalah dengan membuka dan membuat jalur-jalur alternatif yang baru dengan jalan lingkar. Ada dua jalur lingkar yang penulis coba suguhkan:1. Jalur selatan dengan melakukan kerjasama lintas Pemerintah daerah dengan PEMKOT  Semarang. Adanya jembatan yang terdapat di daerah pucanggading yang melintas di dekat lapangan Golf dan perumakan klipang akan sangat membantu mengurai kemacetan di jalur Demak selatan.2. Memperbaiki jalan pedesaan jalur Bulusari, Tegalarum yang akan sangat membantu mengurangi kemacetan, karena penduduk karangawen akan dapat menempuh jalur ini ke semarang utamanya untuk tujuan Genuk.3. Alternatif solusi yang paling banyak di perbincangkan akhir-akhir ini adalah pembuatan jalan lingkar yang menelan dana yang sangat besar sehingga sekarang belum kunjung jalan proses kelanjutannya.
            Penulis yakin,bila beberapa alternatif solusi tadi bisa di jadikan bahan pertimbangan oleh pemegang kebijakan untuk melakukan langkah perbaikan agar mampu membawa kemajuan kabupaten Demak di masa yang akan datang.

                                                                        PENULIS
                                                HERY SARWANTO,S.Pd,M.Si
                                                GURU SMP N 3 MRANGGEN
                                                PEMERHATI MASALAH SOSIAL DAN OLAH RAGA  

PUISI RINDU



SENANDUNG KERINDUAN I
Sayup suara burung malam
Kepak kelelawar tebarkan rasa kesepian
Padamkan pesona dunia kelam
Hanyutkan kokohnya tembok raksasa kehidupan
         
Sesosok tubuh berkelebat
          Sesungging senyum melintas
          Sayup hadirkan dendang kerinduan
          Masa lalu yang sudah terlalui

Wajah lembut nan sayu
Tubuh indah menawan
Keceriaan berbalut luka
Bangkitkan hasrat untuk berjumpa
         
Nyanyian alam
          Alunkan nada-nada kehilangan
          Senandungkan kidung kerinduan.....
Hery Sarwanto
SMPN 3 Mranggen, Demak
                                       
SENANDUNG KERINDUAN II
Kemunafikan...
Gambarkan usainya sebuah kebenaran
Hilangnya naluri kemanusiaan
Terhempasnya kejujuran
       
Ketertutupan...
        Bangkitkan rasa keingintahuan
        Suburkan skenario persekongkolan
        Sirami benih-benih penipuan

Ku rindu... indahnya kebersamaan
Ku rindu... akan kejujuran
Ku rindu... pesona kebenaran
Menyanyikan senandung rindu keberhasilan

 Hery Sarwanto
SMPN 3 Mranggen, Demak

                                        SENANDUNG KERINDUAN III

Rangkaian kata tertata untuk sang Raja
Rangkaian Alibi warnai sensasi
Bangkitkan gelora di dalam dada
Obsesi tinggi tanpa nurani
         
Buah karya tanpa rasa
          sejuta noda tiada warna
          Aroma dusta dalam sketsa
          Dinamika Irama angkara

Seuntai bunga  aroma keberhasilan
Menguak badai kedustaan
Bangunkan dari nista kebodohan
Bangkitkan etos perjuangan
         
Ku sentuh dengan kelembutan
          Ku sayat penuh kemesraan
          Ku bongkar nuansa ketidak harmonisan
          Ku rindukan kebersamaan... Untuk Keberhasilan
                                        Hery Sarwanto
SMPN 3 Mranggen, Demak
                                       


SENANDUNG KERINDUAN  IV
Sejuta hasrat untuk bersua
Beribu riang berbalut  lara
Pesona nikmat dalam surga
Mengalun tembang penantian insan yang rela
Tinggalkan rasa letih dalam dada
Menghalau nafsu dan angkara
Bangkitkan gelora kasih sesama
Alirkan gemericik langgam kebersamaan
Hati...hati nan perkasa
Tafakkur dalam do’a dan sembah-NYA
Hasrat raih segala rahmat
Rengkuh indahnya do’a dan pengampunan
                                Marhaban Ya Ramadhan
                                Bulan penuh rahmat dan ampunan
                                Ungkapkan rindu kasih Ilahi
                                Dari hati insan yang bernurani
Alqur’an penuh mukjiyat lahir bersamamu
Lailatul qodar penuh Rahmat menyertaimu
Bangkitkan rinduku....
Atas rangkaian nikmat dan karunia-MU

                                                                                                BY: HERY SARWANTO


                                SENANDUNG KERINDUAN  V
Dingin menggigil
Derita di antara sejuta karya
Tatanan etalase terpancar ke angkasa
Ciptakan gending lembut berasa hampa
                        Angan-angan yang terbang ke awan
                        Ciptakan jaring laba-laba kekuasaan
                        Rintih dan perih tiada berarti
                        Tangisan tak jadi hambatan ambisi
Ambisi yang matikan empati diri
Tinggi hati hilangkan rasa peduli
Ku rindu... hadirnya kepedulian
Ku rindu... senyuman lahir dari hati terdalam...tanpa keterpaksaan


                                                                                                                BY: HERY SARWANTO


SENANDUNG KERINDUAN VI
Gemeretak menggelegar di udara
Suara hati nan lara
Aroma dusta
Bangkitkan genderang arogansi nyata
                Suara-suara tanpa birama
                Hadirkan hari penuh lara
                Luluhkan semangat kreasi dan ide kerja
                Bangkitkan rasa malas untuk berkarya
Ide-ide persekongkolan
Wajah-wajah penuh muslihat
Tembang dusta dan durjana pimpinan
Tanpa irama duli dan kebersamaan
                Ku rindu.....hadirnya rasa empati
                Ku rindu.....suara lembut dari dalam hati
                Alunkan tembang kesamaan penghargaan
                Lukiskan nuansa adil dan melihat kenyataan


                                                BY: HERY SARWANTO